Kecelakaan Dua Sepeda Motor di Kota Bangun, Polsek Bergerak Cepat Lakukan Penanganan




Kecelakaan Dua Sepeda Motor di Kota Bangun, Polsek Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

ANEKAFAKTA.COM,Kukar — Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Poros Tenggarong–Kota Bangun, tepatnya di area eks Lapangan Pesawat Desa Kota Bangun Ulu, Kamis (20/11) sekitar pukul 08.00 WITA. Insiden ini menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka, sementara kedua kendaraan mengalami kerusakan material.

Kecelakaan terjadi ketika pengendara Honda Beat warna hitam bernopol KT 3532 CBI, berusaha menyalip kendaraan di depannya. Namun karena ragu dan kondisi jalan yang licin akibat gerimis, pengendara mengurangi kecepatan secara mendadak hingga kehilangan kendali. Motor yang ditungganginya tergelincir dan terseret sekitar 20 meter ke sisi kanan jalan, sementara dirinya terjatuh ke sisi kiri jalur.

Sepeda motor tersebut kemudian menabrak pengendara Honda Beat warna merah tanpa nomor polisi yang berboncengan dari arah berlawanan.

Akibat kejadian tersebut, pengendara Budi Santoso mengalami luka lecet pada tangan dan kaki. Sementara Dodi mengalami patah tulang di bawah lutut kiri serta memar, dan Rahmat mengalami luka robek di kepala serta memar pada kaki.

Polsek Kota Bangun bergerak cepat setelah menerima laporan kecelakaan. Kapolsek Kota Bangun memerintahkan unit piket untuk mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, mendata saksi, serta mengamankan barang bukti. Petugas juga membantu proses evakuasi korban dan kendaraan untuk mencegah kemacetan lanjutan di lokasi.

Selain itu, penyidik melakukan pemeriksaan mendalam terkait identitas kendaraan yang tidak dilengkapi nomor polisi, termasuk mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin untuk kepentingan penyelidikan. Petugas merencanakan penginputan laporan pada sistem NEW IRSMS, memeriksa saksi tambahan, serta menyusun sketsa TKP sebagai bagian proses penyidikan.

Kapolsek Kota Bangun Iptu Asnan Rusmawan menyampaikan bahwa kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam berkendara, khususnya saat kondisi jalan basah dan jarak pandang terbatas.

"Faktor kelalaian dan kondisi jalan yang licin menjadi pemicu utama kecelakaan ini. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, menjaga jarak, dan tidak ragu saat melakukan manuver di jalan," ujarnya.

Post a Comment

أحدث أقدم