Gunungsitoli ,Anekafakta.com– Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunungsitoli dalam memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat terus diwujudkan melalui pelaksanaan program bantuan sosial (bansos) yang menjadi bagian dari Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
Program tersebut diwujudkan dengan menyalurkan sebanyak 20 paket bantuan berisi sembako dan kebutuhan pokok kepada warga yang membutuhkan di Desa Hilina'a, Kota Gunungsitoli.
Penyaluran tersebut dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah agar bantuan tepat sasaran dan diterima masyarakat yang telah didata sebelumnya.
Kegiatan sosial itu dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Sahat Bangun, bersama pejabat struktural dan jajaran pegawai sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar lingkungan pemasyarakatan.
Kepada media ini, Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Sahat Bangun, mengatakan program bantuan sosial itu tidak hanya bertujuan meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi wujud kehadiran negara melalui insan pemasyarakatan.
"Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Lapas bukan hanya menjalankan fungsi pembinaan warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial kepada lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, kami berupaya menghadirkan semangat Program Akselerasi Kemenimipas dalam bentuk aksi nyata yang langsung dirasakan masyarakat," ujar Sahat Bangun, Selasa 21 Juli 2026.
Menurutnya, kepedulian sosial merupakan salah satu nilai yang terus dikedepankan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Karena itu, Lapas Gunungsitoli akan terus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata.
"Nilai utama yang ingin kami bangun adalah kebersamaan dan kepedulian. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi para penerima dan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan serta pengabdian insan pemasyarakatan," tuturnya.
(A1)
إرسال تعليق