Karhutla Malam Hari di Kedang Murung, Keterbatasan Sumber Air Jadi Kendala Pemadaman



Kukar ,Anekafakta.com– Kebakaran lahan terjadi pada malam hari di wilayah milik PT IPA, Desa Kedang Murung, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, Sabtu (5/9/2026). Api membakar semak belukar, pepohonan dan dedaunan kering dengan luasan diperkirakan mencapai ±1 hektare.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 20.00 WITA, Personel Polsek Kota Bangun bersama unsur kecamatan, perangkat desa, Koramil, Damkar, Posko Karhutla dan Linmas langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Pemadaman berlangsung dalam kondisi malam hari dengan kendala utama berupa tidak tersedianya sumber air di sekitar lokasi kebakaran. Kondisi tersebut membuat penanganan membutuhkan dukungan sarana pemadaman dan koordinasi lintas unsur agar api tidak semakin meluas.

Api yang berada di sekitar pinggir jalan sempat merambat dan membakar vegetasi kering di sekitarnya. Sementara itu, penyebab atau sumber awal api masih dalam penyelidikan.

Sebanyak 27 personel gabungan dikerahkan, pemadaman dilakukan menggunakan peralatan manual milik Damkar Kecamatan Kota Bangun dengan dukungan water tank milik PT IPA. Petugas secara bergantian menyiram titik api dan bara yang masih menyala.

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar pukul 21.00 WITA hingga 23.30 WITA. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas tetap melakukan penyisiran dan pendinginan, mengingat bara yang tersisa dapat kembali memicu api, terlebih pada vegetasi kering.

Kapolsek Kota Bangun AKP Asnan Rusmawan menegaskan bahwa kondisi lapangan dan keterbatasan sumber air menjadi perhatian dalam proses penanganan, sehingga sinergi seluruh unsur menjadi faktor penting untuk mempercepat pemadaman.

“Dengan kondisi malam hari dan tidak adanya sumber air di sekitar lokasi, penanganan dilakukan secara terkoordinasi dengan memanfaatkan sarana yang tersedia. Setelah api padam, kami tetap melakukan pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala,” tegasnya.

Sekitar pukul 23.30 WITA, api dinyatakan padam dan lokasi dalam kondisi aman. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Pemantauan tetap dilakukan di area bekas kebakaran sebagai langkah antisipasi munculnya kembali titik api.

Polsek Kota Bangun mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla dan segera melaporkan setiap kemunculan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

Red
Uploaded Image

Post a Comment

أحدث أقدم